Kenapa mulai nulis lagi?

Kebutuhan. Ya, bersosialisasi itu salah satu kebutuhan manusia kan? Dan itulah yang masih sulit kutemukan di sini.
Hari ini mungkin sudah genap satu setangah bulan aku tinggal di Chicago. Hidup merantau ke negri orang itu berat. Kita harus memulai lagi semuanya dari awal. Beradaptasi dengan dunia yang baru, tempat yang baru, budaya dan cara hidup yang serba baru, dan teman-teman yang baru. Yang terakhir ini mungkin yang paling susah. Bahasa dan budaya jadi kendala paling utama.
Bayangkan bagaimana rasanya ketika kamu jadi satu-satunya orang Indonesia di tengah-tengah mahasiswa China yang ketika mereka ngumpul, secara reflek ngobrolnya jadi bahasa mandarin semua. Jengkel banget karena jadi nggak bisa ikut ngobrol. Aku yang awalnya pengan beramah-tamah, guyon, gojeg, seketika itu juga cuma bisa diem ngeliatin mereka ngobrol dari pojokan tanpa tahu apa arti dibalik tawa dan gurauan mereka. Bukan salah mereka pastinya, jelas bukan. Mungkin kalau dibalik posisinya, yang mayoritas itu orang Indonesia, aku juga pasti akan reflek ngomongnya pakai bahasa Indonesia. Tapi tetap saja, yang kaya gini bikin aku jadi sulit bersosialisasi. Untungnya ada teman seruangan dari NY yang cukup cerewet dan bisa kutimpali obrolannya kalau dia lagi ngoceh.
Kadang-kadang aku suka terjaga sampai malam cuma buat nengokin timeline teman-teman di Indonesia. Berharap ada yang bisa kuajakin ngobrol, saling lempar comment. Makin dewasa kita, ternyata semakin banyak komitmen dan prioritas yang harus didahulukan. Makin sulit menemukan teman-teman yang dahulu sering jadi tempat kita curhat, ngobrol. Aku sendiri sebenarnya bukan orang yang mudah terbuka dengan orang lain. Hanya 1-2 teman yang mungkin ngerti seperti apa aku sebenarnya.
Mencari teman sejati itu sulit. Tidak semua teman bisa menjadi tempat kita bebas berbagi atau bertukar cerita. Tapi, kebutuhan untuk bercerita itu tidak bisa untuk tidak disalurkan. Memendamnya terus cuma bikin makin penat. Maka itulah aku nulis. Setidaknya ini bisa bikin aku tetap waras.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s